The Venustempel Sexmuseum, Museum Berbau Erotisme di Belanda

Posted by

The Venustempel Sexmuseum (Istimewa)

CSD – Wisatawan yang pernah berlibur ke Belanda pasti tak asing dengan salah satu museum yang tidak biasa ini. Ya, di negeri kincir angin tersebut memang terdapat museum seksual bernama The Venustempel Sexmuseum. Museum tersebut mulai dibuka pada tahun 1985 dan merupakan pelopor untuk museum erotis lainnya.

Ketika berkunjung ke museum ini, pengunjung bisa saja merasakah gairah memuncak lantaran melihat benda-benda yang dipamerkan. Bagaimana tidak, museum ini menampilkan berbagai hal berbau erotisme yang sudah ada sejak abad ke-17 seperti ilustrasi, litograf, dan cetakan woodblack. Bahkan terdapat patung erotis dan bukti lukisan hingga zaman Romawi.

Selain itu, ada pula mainan seksual yang bisa dilihat dan dipelajari oleh para pengunjung. Untuk memperkaya pengalaman pengunjung, pihak museum juga menyediakan manekin di flagrante yang menggambarkan berbagai praktik seksual selama berabad-abad. Ada juga fasilitas untuk menonton film erotis dari masa ke masa.

Satu hal yang menarik, dari film erotis tahun 1910-an hingga 1920-an semua adegan dilakukan dengan diam namun tetap mampu memancing gairah. Tetapi memang adegan-adegan seksual yang ditampilkan cukup terbatas.

Pengunjung yang ingin menjelajah seluruh isi museum paling tidak membutuhkan waktu selama satu jam atau bahkan lebih. Untuk dapat memasuki museum ini pengunjung harus membayar € 4 atau sekira Rp67 ribu. Sekadar informasi, museum ini terletak di Amsterdam, ibukota Belanda.

Tapi tahukah Anda jika wisata seputar seks yang menarik minat pengunjung bukan hanya museum tersebut? Ya, di Amsterdam masih ada wilayah lain yang sering dikunjungi yaitu Red Light District. Di sana wisatawan bisa melihat para pekerja seks yang berpose dan dipajang di etalase toko maupun di belakang jendela. Para pekerja seks tersebut hanya menggunakan pakaian dalam yang menggoda.

Hal itu dilakukan agar para wisatawan yang berjalan di depannya merasa penasaran dan memiliki keinginan untuk memasuki salah satu rumah. Terlebih sepanjang jalan juga akan diperdengarkan tur audio yang menjelaskan kepada wisatawan mengenai para pekerja seks yang terdapat di dalamnya. Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk mengunjunginya?

 

 

Sumber : okezone.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*