Profesi Pria Mempengaruhi Kesuburan

Posted by

CYBERSULUTdaily.COM – Pria yang masih berusia produktif dan ingin memiliki keturunan, tentu wajib menjaga kesuburannya. Salah satu hal yang ikut berpengaruh pada kesuburan pria ternyata adalah pilihan profesi.

Menurut Dr.Kasyunnil Kamal, dokter spesialis okupansi dari RS Bunda Jakarta, ada 4 faktor yang memengaruhi kesuburan pria, yaitu faktor kimia, fisika, psikologi, dan campuran.csd

Bahaya dari pekerjaan biasanya adalah faktor kimia dan fisika. Pria yang sering terpapar panas, bahan kimia, atau radiasi, dapat memengaruhi kualitas dan jumlah sperma. Radiasi juga bisa menyebabkan ketiadaan sperma dalam cairan semen.

“Faktor kimia yang harus diwaspadai misalnya saja paparan bahan metal, pestisida, estrogen dan turunannya yang ditemukan dalam bahan farmasi,” kata Kasyunnil.

Ia menambahkan, faktor fisika seperti pajanan panas dan radiasi akan memengaruhi jumlah sperma. “Agar testis memproduksi sperma dibutuhkan suhu sekitar 4 derajat lebih rendah dari suhu normal tubuh,” katanya.

Beberapa bidang pekerjaan yang paling beresiko menurut Kasyunnil antara lain pengelasan, pertambangan, dan juga sopir.

Walau demikian, paparan bahan-bahan kimia dan radiasi itu baru memberikan efek dalam jangka panjang. “Setiap zat kimia itu ada ambang batasnya. Kalau sudah menumpuk yang mengalami kerusakan bukan hanya organ reproduksi tapi juga organ tubuh lainnya, misalnya saja beresiko gagal ginjal atau kanker,” katanya.

Bahaya tersebut pada dasarnya dapat dicegah, mulai dari pemberian informasi kepada karyawan akan bahaya dan cara melindungi diri, menghindari kontak kulit, mencuci tangan, dan sebagainya.

Ditambahkan oleh dr.Sigit Solichin, spesialis urologi, semua bidang pekerjaan bisa saja memiliki empat faktor tadi, tak terkecuali orang kantoran. “Misalnya saja setiap berangkat dan pulang kerja naik motor dan terpapar polusi di jalan raya. Itu juga mengancam kesuburan,” katanya.

Untuk meminimalkan risiko, calon ayah wajib menjaga kesehatannya dengan cara mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga rutin, tidak merokok dan minum alkohol, serta mengendalikan stres.

 

(Sumber : kompas.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*