Oknum Pejabat Pemkab Minut Tak Support Proyek Pemprov Sulut, Warga Batu Likupang Krisis Air Bersih

Posted by
Srikandi DPRD Sulut, Netty Agnes Pantouw saat menyampaikan aspirasi warga Desa Batu Kecamatan Likupang Selatan dalam rapat paripurna DPRD Sulut.

Srikandi DPRD Sulut, Netty Agnes Pantouw saat menyampaikan aspirasi warga Desa Batu Kecamatan Likupang Selatan dalam rapat paripurna DPRD Sulut.

Minut, CYBERSULUTdaily.COM – Proyek pembangunan sarana air bersih di Desa Batu Kecamatan Likupang Selatan yang dikerjakan Pemerintah provinsi Sulut, tampaknya tak mendapat dukungan sepenuhnya.

Pasalnya, pembangunan sarana air bersih yang dikerjakan sejak tahun 2015, hingga saat ini belum bisa menghasilkan air bersih diakibatkan ada salah satu oknum pejabat di Pemerintah kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut), tidak mengijinkan tanah milik pribadinya dilintasi pipa air tersebut.

“Berdasarkan laporan warga Desa Batu dalam reses yang saya gelar, pembangunan sarana air bersih hingga saat ini belum bisa menghasilkan air karena ada warga pemilik tanah yang juga merupakan oknum pejabat di Pemkab Minut, tidak ingin galian pipa melintasi lahan milikinya. Padahal juga menurut warga, keluarga Alfret Lensun telah menghibahkan tananhnya seluas 30×30 meter untuk pembangunan sarana air bersih tersebut,” ungkap anggota DPRD Sulut dapil Minut, Netty Agnes Pantouw dalam rapat paripurna DPRD Sulut yang dihadiri langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, Senin (9/5/2016).

“Aspirasi masyarakat ini harus saya sampaikan kepada pemerintah provinsi dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, mengingat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terkait dengan pembangunan sarana air bersih tersebut, tahu persis siapa oknum pejabat di Pemkab Minut tersebut,” tambah Netty.

Lanjut dikatakan politisi Demokrat ini, hasil kerja pembangunan sarana air bersih tersebut juga masih kurang memuaskan karena pipa-pipa besar sebagian hanya melintas di sungai.

“Mungkin saja kalau hujan keras selama lima hari, pipa-pipa tersebut akan hanyut tanpa bekas,” tandas Netty. (Christ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*