Miris, Penyandang Disabilitas Sulut Kurang Diperhatikan Pemerintah

Posted by

Penyandang Disabilitas saat mendatangi DPRD Sulut, Senin (4/12/2017).

CSD – Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember 2017, menjadi momentum tepat bagi kaum disabilitas yang ada di Sulut meminta perhatian dari pemerintah provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Pasalnya, beberapa tahun terakhir tidak ada perhatian dari pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan mereka.

Terpantau CYBERSULUT, puluhan penyandang disabilitas Sulut dari 4 kategori yakni Tuna Netra, Rungu, Daksa dan Grahita, Senin (4/12/2017) mendatangi DPRD Sulut menggelar aksi damai berupa penyerahan bunga sebagai bentuk keprihatinan tidak diakomodirnya anggaran untuk penyandang disabilitas.

“Kedatangan kami kesini esensinya adalah minta perhatian pemerintah dalam hal ini Dinas sosial, yang selama ini tidak menata anggaran untuk kami. Tahun berganti tahun, setiap pergantian pejabat pemerintahan tidak pernah ditata anggaran untuk disabilitas,” ujar perwakilan penyandang disabilitas Sulut, Asiz Ismail saat mendatangi DPRD Sulut yang diterima anggota Amir Liputo, Senin (4/12/2017).

“Selama ini kami hanya diberikan ikan bukan kail. Artinya, kami butuh pelatihan dan fasilitas untuk menunjang keterampilan, bukan hanya diberikan bantuan pangan dan sandang saja,” sambungnya.

Dirinya pun berharap, kedepan nanti pemerintah bisa menata anggaran untuk penyandang disabilitas.

“Kami berharap di 2018, ada ditata anggaran untuk penyandang disabilitas karena selama ini setiap ajukan proposal bantuan ke instansi terkait, selalu beralasan kehabisan dana darurat,” pungkasnya.

 

 

Penulis : Beriel.L

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*