‘Mekiwuka’, Tradisi Warga Manado Sambut Tahun Baru

Posted by
Warga Sam Ratulangi 14-15 (Kampung Tombariri) saat menggelar tradisi Mekiwuka

Warga Sam Ratulangi 14-15 (Kampung Tombariri) saat menggelar tradisi Mekiwuka

Manado, CYBERSULUTdaily.COM – Menyambut tahun baru, berbagai macam perayaan diselenggarakan semua orang di dunia. Khusus di kota Manado Provinsi Sulawesi Utara, ada satu tradisi yang diselenggarakan setiap kali memasuki awal tahun baru. ‘Mekiwuka’ mungkin masih asing didengar sebagian orang Manado, tapi tradisi Mekiwuka bagi warga di jalan Sam Ratulangi seperti Kampung Kakas dan Tombariri sudah merupakan tradisi yang dilaksanakan setiap memasuki tahun baru.

“Mekiwuka merupakan upacara adat orang Minahasa di Kota Manado yang berkembang dari etnik Borgo. Upacara adat Mekiwuka dilakukan dalam rangka memasuki tahun baru) atau yang populer dikenal dengan kunci taong (kunci tahun) pada bulan januari, yakni permohonan kepada Tuhan agar dibukakan jalan untuk memperoleh banyak berkat dalam menjalani tahun yang baru,” ujar Eveline Terok, warga Samrat.

Upacara adat (Mekiwuka) ini diselenggarakan dengan melakukan pawai seluruh warga kampung dengan memainkan alat musik sambil bernyanyi meyambangi setiap rumah untuk memberi selamat.

“Tradisi ini berupa pawai warga kampung keluar-masuk lorong sambil memainkan musik dan bernyanyi serta mampir di rumah-rumah untuk menyampaikan ucapan selamat tahun baru. Tradisi ini dilaksanakan warga saat tengah malam menjelang subuh memasuki tahun baru,” tambah Jimmy Lumingkewas.

Wisatawan asing ikut merayakan tradisi warga Manado

Wisatawan asing ikut merayakan tradisi warga Manado

Tidak hanya itu, tradisi ini juga berdasarkan pantauan CYBERSULUT, Kamis (1/1/2015) mengundang perhatian wisatawan luar negeri untuk ikut menyaksikan dan merayakannya bersama setiap tahun.

Sementara itu, dikutip dari Antara Sulut, Kesenian rakyat (Mekiwuka) ini telah muncul beberapa ratus tahun lalu dijazirah pesisir teluk Manado. Ditilik dari perjalannya figura merupakan seni budaya yang diadopsi dari kesenian Yunani Klasik. Seni ini lebih dekat dengan seni pantomim atau seni menirukan laku atau watak dari seorang tokoh yang dikenal atau diciptakan. Kesenian ini dibawa oleh pelaut Spanyol (conquistadores) yang singgah dan tinggal disekitar pelabuhan Manado.(Christ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*