“JAROD” Gelar Diskusi Publik Tangkal Radikalisme & Isu SARA Berkembang di Sulut

Posted by

IMG_8298

Manado, CYBERSULUTdaily.COM – Maraknya perkelahian antar kampung yang melibatkan para pemuda di Sulut khususnya di kota Manado, mendapat perhatian serius dari Komunitas Jurnalis Online Manado (JAROD) yang menggelar diskusi publik guna membahas agar konflik yang sering terjadi di Manado bisa diantasipasi agar tidak disusupi pemahaman radikalisme yang berujung pada isu SARA, Selasa (6/4/2016) bertempat di Aston Hotel Manado.

Ketua JAROD, Amas Mahmud dalam kesempatan tersebut mengatakan kalau diskusi publik yang digelar oleh JAROD ini, sebagai bentuk perhatian terhadap maraknya perkelahian antar kampung, sekaligus menangkal menyusupnya pemikran radikalisme hingga isu SARA yang bisa memperpecahkan kerukunan masyarakat Sulut kedepan.

“Sebagai jurnalis yang turut memperhatikan kondisi di Sulut khususnya kota Manado, yang sering terjadinya perkelahian antar kampung baik di Kabupaten/Kota maupun provinsi, tidak ingin disusupin oleh ajaran radikalisme yang berujung pada isu Sara. Oleh karena itu, kami menggelar diskusi publik, guna mencari solusi menangkal meluasnya pemahaman radikalisme yang berujung isu SARA, terkait perkelahian para pemuda antar kampung du Sulut,” ujarAmas.

Dalam kesempatan tersebut, tampak hadir perwakilan dari MUI SULUT, Taufik Pasiak, Perwakilan Pemuda GMIM serta Budayawan Sulut, Pitres Sambowadile sebagai pembicara dalam dialog tersebut untuk mencari solusi peran dari agama maupun budaya dalam menangkal berkembangnya radikalisme dan isu SARA dalam setiap kejadian perkelahian antar pemuda. (tyty)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*