Hijaukan Gurun Gersang di Afrika Barat, Pria Ini Dijuluki ‘The Man Who Stopped Desert’

Posted by

Yacouba Sawadogo/Istimewa

CSD – Mimpi dan perjuangan seorang pria ini mungkin terkesan mustahil untuk bisa tercapai. Namun nyatanya perjuangannya selama 30 tahun menghijaukan gurun gersang di Afrika Barat benar-benar mampu memecahkan krisis yang tidak dapat terpecahkan sebelumnya.

Selama bertahun-tahun Afrika Barat terkena erosi tanah parah dan pengeringan akibat dari over-pertanian dan over-populasi. Banyak peneliti nasional maupun internasional yang didatangkan untuk mengatasi persoalan tersebut, namun hasilnya tetap nihil.

Yacouba Sawadogo memutuskan untuk memecahkan masalah ini sendirian. Teknik sederhana yang diterapkan untuk melakukan penghijauan bukannya mendapat sambutan baik dari warga sekitar, namun justru menjadi bahan tertawaan.

Yacouba Sawadogo/Istimewa

Selama 30 tahun Yacouba seorang diri menghidupkan kembali teknik pertanian Afrika kuno yang disebut Zai untuk menghijaukan kembali tanah yang gersang.

Zai adalah teknik pertanian yang sangat sederhana dan murah. Lubang-lubang kecil di tanah yang sudah digali dengan sekop kemudian diisi dengan kompos. Bibit pohon kemudian ditanam dalam lubang kompos tersebut. Lubang tersebut juga nantinya mampu menampung air ketika musim penghujan tiba, sehingga mampu mempertahankan kelembaban dan nutrisi ketika musim kemarau datang.

Hasilnya, berkat Yacouba puluhan ribu hektar lahan kini kembali produktif hanya dalam jangka waktu 20 tahun. Hingga membuatnya mendapat julukan ‘The Man Who Stopped Desert’.

Bahkan, perjuangan dan kegigihan Yacouba Sawadogo juga difilmkan pada tahun 2010. Film berjudul The Man Who Stopped Desert ini bercerita tentang seorang laki-laki yang menyelamatkan ribuan petani seorang diri di seluruh wilayah Sahel Afrika dimana tersebut merupakan salah satu wilayah yang paling parah mengalami penggurunan di dunia.

 

 

 

Sumber : kapanlagi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*