Gerindra Tegas Akan Pecat Kader Korupsi & Narkoba

Posted by

Partai Gerindra

CSD – Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, ada dua hal fatal yang bisa diberhentikan sebagai kader Partai Gerindra.

“Pertama, korupsi dan yang kedua adalah terjerat narkoba,” kata Habiburokhman di Kantor DPP Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (8/11/2017).

Jadi, kata Habiburokhman, apapun prestasinya dan pengabdiannya kepada partai kalau sudah terlibat dua hal tersebut sama saja dikalikan nol.

“Mau pengabdiannya 99, ketaatan dan keloyalannya 99, tapi kalau ada kasus narkoba semua dikalikan nol jadi nol semua,” ucapnya.

Habiburokhman mengatakan, Majelis Kehormatan Partai Gerindra hampir setiap Minggu menggelar sidang, dan tak jarang hasil sidang tersebut memutuskan untuk memberhentikan kader.

“Kita sidang disini hampir tiap Minggu itu pun selalu ada saja kita berhentikan karena kasus,” ucapnya.

Seperti diketahui sebelumnya Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali yang merupakan kader partai Gerindra yakni, Jero Gede Komang Swastika alias Mang Jongol bersama istrinya Dewi Ratna, dan kakaknya Wayan Suadana alias Wayan Kembar, kini menjadi buron Polresta Denpasar.

Penetapan status buron ini setelah polisi menggerebek rumah Mang Jongol di Jalan Batanta, Kota Denpasar pada Sabtu 4 November lalu. Polisi menemukan puluhan paket sabu dan senjata api dalam penggerebekan itu. Selain itu, 6 orang yang di lokasi langsung dijadikan tersangka, dan 31 lainnya berstatus saksi.

Polisi menyakini Mang Jongol kabur dari rumah saat penggerebekan berlangsung. Ini dibuktikan dengan terkuncinya kamar utama yang berada di lantai dua. Kamar tersebut terkunci dari dalam dan ditemukan tali di jendela kamar.

“Dia kabur saat ada penggerebekan tersebut. Turun dari jendela mengguna tali,” terang Kapolres.

Dalam kamar utama itu ditemukan 7 paket sabu seberat 15 gram, senjata api dan senjata tajam. Hadi Purnomo pun mengimbau Mang Jongol, istri dan kakak Mang Jongol agar menyerahkan diri.

Untuk itu hari ini majelis kehormatan partai Gerindra secara resmi telah sepakat memberhentikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali yakni Jero Gede Komang Swastika. Keputusan tersebut merupakan kesepakatan delapan anggota majelis kehormatan dalam sidang majelis yang digelar di DPP Gerindra.

“Intinya kami semua bulat sepakat merekomendasikan pemberhentian sebagai kader terhadap yang bersangkutan,” tukasnya.

 

 

 

Sumber : okezone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*