DPRD Sulut Dites Urine Mendadak Oleh BNN

Posted by

DPRD Sulut Tes Urine

CSD – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (17/10/2017) kembali melakukan sidak tes urine bagi 45 Anggota DPRD Sulut.

BNN melakukan pemeriksaan urine sekira pukul 10.00 Wita sampai siang hari, dari 45 anggota dewan hanya 34 anggota yang memeriksa urine dan Sekretaris Dewan hingga jumlah keseluruhan 35 orang.

Dari 34 anggota dewan tersebut, hasil pemeriksaan BNN semua bersih dari penggunaan Narkoba.

DPRD Sulut Tes Urine

Ketua Dewan Andrei Angouw ketika dikonfirmasi soal sidak yang dilakukan BNN, ia mengakui itu hanya pemeriksaan rutin saja.

“Seperti tahun – tahun sebelumnya ada pemeriksaan seperti ini dan kami sangat mendukung program BNN ini,” ungkap Angouw.

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPRD Sulut Kristovorus Decky Palinggi (KDP) mengatakan pihaknya mendukung penuh atas upaya yang dilakukan oleh BNN Sulut.

DPRD Sulut Tes Urine

“Hal ini harus berkelanjutan. Dan untuk keberlangsungan tersebut, harus ada dukungan dari Pemerintah Provinsi. Maka, kami meminta pemprov dapat membantu melalui anggaran,” ujar KDP, saat diwawancarai oleh awak media.

KDP juga mengakui, upaya tes urin ini sebagai bentuk pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba.

“Sedangkan untuk masyarakat, langkah awal harus dimulai dari keluarga dan lingkungan. Kalau keluarga dan lingkungan bersih dari narkoba, maka kita akan bersih juga,” ujarnya.

DPRD Sulut Tes Urine

Sementara itu, Melky Tuwankotta selaku Kasie Pencegahan BNN Sulut mengatakan, tes urin mendadak merupakan inisiatif BNN.

“Kami layaknya pencuri di malam hari. Datang tiba-tiba. Tidak melakukan pemberitahuan terlebih dahulu. Upaya pemberantasan narkoba merupakan program nasional. Ini juga sebagai contoh kepada masyarakat terhadap pemberantasan narkoba yang diawali atau dicontohkan pemerintah,” aku Tuwankotta.

DPRD Sulut Tes Urine

Dirinya menambahkan, maksud dan tujuan dilakukannya tes urin mendadak bukan terkait tertangkapnya anggota DPRD Sulut beberapa waktu lalu terkait narkoba.

“Ini tidak ada hubungan apa-apa. Jelas ini program nasional. Makanya kami datang secara mendadak,” kuncinya.

 

 

 

ADVETORIAL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*