Desak Anggota Tersandung Narkoba Di-PAW, LMI Datangi DPRD Sulut

Posted by

Ketua LMI, Hanny Pantouw

CSD – Mewakili masyarakat Provinsi Sulawesi Utara, Laskar Manguni Indonesia (LMI) mendesak anggota DPRD yang tertangkap narkoba agar segera di Pergantian Antar Waktu (PAW).

Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum LMI, Hanny Pantouw saat mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, Jumat (2/2/2018).

Menurut Hanny, tidaklah elok apabila seorang anggota DPRD yang tertangkap narkoba lalu masih duduk bahkan hadir di Paripurna DPRD Sulut.

“Mau jadi pejabat saja harus di tes urine dan tidak boleh narkoba, ini sudah nyata-nyata tertangkap narkoba kok masih duduk di Paripurna,” ujar Hanny.

“Ini jangan sampai jadi pembiaran karena masyarakat berdiam diri,” sambungnya.

Hanny pun mempertanyakan tugas dan fungsi dari pimpinan DPRD maupun Badan Kehormatan dalam menindak anggota yang tertangkap narkoba.

“Mewakili masyarakat kami mempertanyakan apa sanksi yang diberikan DPRD terhadap anggotanya yang tertangkap narkoba, Apa BK sudah bekerja dan bagaimana partai Demokrat melihat kadernya seperti ini,” kata Hanny.

Dirinya pun dengan tegas mengambil sikap kalau pemakai narkoba tidak layak menjadi anggota DPRD.

“Seorang Edwin Lontoh tidak pantas jadi anggota DPRD, harus di PAW. Masih banyak kader yangg bagus untuk menggantikan dia. Prinsip kami tidak bisa anggota DPRD pakai narkoba, kami akan sikapi anggota DPRD yang ada di Sulut pakai narkoba,” tegas Hanny.

“Kedatangan kami tidak direspon, kami akan datang demo lebih besar disini,” pungkasnya.

Diketahui, anggota DPRD Sulut Edwin Lontoh yang tertangkap narkoba 2017 lalu, sudah kembali menghadiri paripurna DPRD Sulut setelah melewati hukuman beberapa bulan.

 

 

 

Editor : Beriel.L

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*