Bisa Berjalan Diatas Jembatan Kubus, Danau Iseo Italia Dikunjungi Ribuan Wisatawan

Posted by
(Foto: Dailymail)

(Foto: Dailymail)

CYBERSULUTdaily.COM – Danau Iseo di Italia tiba-tiba dikunjungi ribuan wisatawan. Uniknya, mereka berdatangan untuk berjalan di atas permukaan danau.

Adalah Project ‘The Floating Piers’ dari seniman kelahiran Bulgaria, Christo Vladimirov Javacheff yang membuat para turis tertarik untuk berkunjung ke Danau Iseo.

Project ini terbuat dari 200 ribu kubus yang ditutupi kain berwarna oranye dengan biaya 15 juta Euro atau setara dengan Rp226 milyar.

Project ratusan ribu kubus ini memanjang sekira 3 kilometer dengan menghubungkan desa kecil Sulzano ke pulau kecil bernama Monte Isola yang berada di tengah Danau Iseo. Kubus ini seperti jembatan tanpa pagar yang melintasi danau dan mengelilingi Pulau Monte Isola.

Proyek ini mulai dibuka pada hari Sabtu pekan lalu dan menarik begitu banyak peminat. Beberapa pengunjung yang berdatangan sejak awal melintasi proyek fisik ini dengan melepas alas kaki mereka. Hal ini dilakukan untuk menghargai proyek tersebut.

Project apung ini sendiri sebenarnya telah disusun sejak tahun 1970. Namun, baru tahun ini semua dapat diselesaikan bahkan dibuka untuk publik.

“Ini seperti berada di atas perahu, bergoyang, itu menyenangkan,” ujar turis berusia 12 tahun, Agata kepada media Italia dikutip Dailymail, Selasa (21/6/2016).

Jumlah pengunjung mencapai puncak setelah waktu makan siang pada Sabtu lalu. Hal ini terlihat dari antrean yang mengular di pintu masuk proyek ini.

Sementara jumlah turis yang datang pada hari Sabtu lalu lebih dari 55 ribu pengunjung. Sedangkan 40 ribu pengunjung lainnya gagal mencoba berjalan di atas air.

Christo menyarankan mereka untuk datang kembali di lain hari. Banyaknya peminat proyek ini membuat pemerintah setempat membatalkan layanan kereta untuk membatasi angka pengunjung.

Setelah dibuka pada hari Sabtu, proyek ini sempat ditutup di hari kedua akibat terpaan angin dan hujan. Proyek hanya dibuka sebagian pada hari Minggu.

“Mengingat kunjungan orang dan potensi cuaca yang buruk, disarankan untuk memikirkan kembali perjalanan Anda,” ujar manajer di bagian instalasi.

Proyek ini dibuka sejak tanggal 18 Juni dan akan berakhir pada 3 Juli mendatang. Panitia berharap proyek ini bisa menarik 500 ribu pengunjung selama dibukanya proyek ini.

 
(Sumber : okezone)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*