109 Kepala Negara di KAA Akan Diberi Batu Akik Sebagai Cenderamata

Posted by

CYBERSULUTdaily.COM – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyiapkan oleh-oleh untuk 109 kepala negara yang akan mengunjungi Bandung dalam peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 24 April mendatang. “Kami sudah siapkan cenderamata berupa batu akik dengan dua ukuran,” kata Ridwan, saat ditemui wartawan di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Bandung, Selasa, 11 Maret 2015.

Ridwan menilai batu akik merupakan perhiasan khas Indonesia. Selain batu akik, Ridwan pun berencana menyiapkan makanan khas Bandung, tawaran perjalanan pariwisata, pakaian adat Bandung, dan ikat kepala khas Bandung untuk para kepala negara.

Walikota Bandung, Ridwan Kamil

Walikota Bandung, Ridwan Kamil

Adapun brosur-brosur yang diberikan bersama batu akik merupakan tawaran investasi bagi para kepala negara. “Kami siapkan satu paket tas berisi tawaran investasi dan beberapa barang lainnya,” kata Ridwan.

Momen peringatan KAA ini dimanfaatkan Ridwan untuk menawarkan investasi pada sejumlah pembangunan di Bandung. Di antaranya pembangunan monorel, sky walk, dan sejumlah perangkat penanganan sampah. “Jadi para kepala negara bisa baca-baca peluang investasi di Bandung, sambil nunggu pesawat di bandara,” kata Ridwan.

Pemberian berbagai jenis cinderamata itu merupakan permintaan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel setelah meninjau sejumlah persiapan KAA. “Kami memikirkan apa yang bisa dijual dalam event besar ini. Misalnya produk unggulan Indonesia,” kata Rachmat.

Sejak pukul 09.30 tadi Rachmat, bersama Kepala Staf Kepresidenan Luhut Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi meninjau beberapa lokasi di Bandung. Lokasi-lokasi itu di antaranya Bandara Husein Sastranegara, Hotel Savoy Homan, Gedung Merdeka, stasiun kereta, dan Gedung Pakuan.

Pratikno memberi masukan pada Ridwan dalam mempersiapkan peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60 di Bandung. Pratikno mengatakan, Ridwan mesti mencari cara agar 109 kepala negara tamu KAA diperlakukan sesuai dengan karakter di negaranya masing-masing.(tempo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*